Halaman ini menjelaskan opsi yang tersedia saat mengedit sebuah Site di Kontenum CDN. Pengaturan ini memungkinkan anda untuk fine-tune delivery, security, performa, dan kontrol akses untuk site CDN anda dengan lebih detail.
⚠️ Penting: Perubahan mungkin memerlukan beberapa menit untuk menyebar di seluruh jaringan CDN.
Identifier yang mudah dibaca untuk Site anda.
Ini adalah endpoint CDN yang dihasilkan sistem untuk site anda.
Contoh:
a0e78ae5870fe.kontenum.id
anda harus mengarahkan Delivery Domain ke Kontenum menggunakan record CNAME.
Informasi waktu yang menunjukkan kapan site dibuat dan terakhir diperbarui.
Domain publik yang digunakan oleh end user.
Contoh:
cdn.example.com
Catatan:
Tambahkan custom HTTP headers ke respons yang dikirim ke end user.
Format:
Header-Name Header-Value
Contoh:
X-Frame-Options SAMEORIGIN
X-CDN-Provider Kontenum
Untuk header standar tertentu, Kontenum akan menggantikan value yang dikembalikan oleh origin jika header yang sama didefinisikan sebagai Custom Response Header. Hal ini mencegah duplikasi atau konflik header pada respons akhir.
Header yang dapat di_override_ meliputi:
Content-DispositionContent-LanguageAccess-Control-Allow-OriginAccess-Control-Allow-HeadersAccess-Control-Allow-MethodsAccess-Control-Expose-HeadersJika salah satu header di atas dikonfigurasi dalam Custom Response Headers, value yang ditetapkan di sini akan memiliki prioritas atas value yang dikirim oleh server origin.
Aktifkan sertifikat SSL gratis yang diterbitkan oleh Let’s Encrypt.
Cara kerja:
✔ Sertifikat akan diperpanjang otomatis sebelum masa berlaku habis.
Pelajari lebih lanjut tentang Pengaturan SSL.
Menentukan dari mana konten diambil.
Hostname dari server origin .
Contoh:
origin.example.com
Batasi pengiriman CDN ke sub‑path tertentu.
Contoh:
/static/
Protokol yang digunakan oleh CDN untuk terhubung ke origin.
Pastikan ini sesuai dengan konfigurasi origin.
Custom header yang ditambahkan pada request dari CDN ke origin.
Contoh:
X-Forwarded-Proto https
X-Custom-Origin-Header value
Batasi akses berdasarkan lokasi pengguna.
Mode:
Contoh:
ID
SG
Batasi akses berdasarkan alamat IP.
Mode:
Mendukung:
Contoh:
8.8.8.8
8.8.8.0/24
Izinkan atau tolak permintaan berdasarkan header Referer.
Contoh:
none
*.example.com
example.*
Proteksi konten menggunakan URL yang di-signed dengan batas waktu.
Komponen:
md5)Kasus penggunaan:
Lihat dokumentasi pada halaman Edit Site untuk contoh perintah lengkap.
Menyajikan object cache yang sama terlepas dari query parameter pada URL.
Berguna untuk:
Mengalihkan semua request HTTP ke HTTPS secara otomatis.
Direkomendasikan jika SSL sudah diaktifkan.
Menyajikan format gambar modern secara otomatis (WebP / AVIF) jika didukung browser.
Nonaktifkan jika:
Kontenum mengikuti standard HTTP cache header yang dikirim oleh origin server. Artinya, anda punya kontrol penuh atas konten apa yang di-cache dan berapa lama cache tersebut disimpan di CDN.
Cache-Control atau Expires, Kontenum akan mengikuti instruksi tersebut sepenuhnya.no-cache atau no-store), Kontenum akan tetap menyimpan konten tersebut dalam cache dengan durasi cache default selama 30 hari.Perilaku default ini memberikan performa yang baik secara langsung, namun memungkinkan anda menyesuaikan strategi cache melalui konfigurasi origin.
Butuh bantuan untuk konfigurasi lanjutan? Silakan hubungi tim support.